Navigation Drawer Dan Localization Android

Kotlin Navigation Drawer

Apa itu Navigation Drawer? Navigation Drawer adalah sebuah menu yang biasanya berada di sisi kiri saat menekan menu icon atau biasa di sebut hamburger menu. Navigation Drawer juga merupakan bagian dari material design dan dalam perpindahan halamannya menggunakan navigation component yang mempermudah kita dalam pembuatannya.

Penggunaan Navigation Drawer biasanya digunakan saat sebuah aplikasi memiliki banyak menu utama dan ingin memberika kemudahan pada pengguna untuk mengaksesnya, aplikasi yang biasanya memiliki fitur itu ialah aplikasi yang memiliki fitur akun di dalamnya.

Seperti pada saat membuat Bottom Navigation, Android Studio dengan versi diatas 3.5 telah memiliki sebuah template Activity yang dikhususkan untuk membuat Navigation Drawer yang akan mempercepat kerja kita, di tutorial kali ini kita akan mencoba dan memahaminya serta melokalkan aplikasi yang kita buat.

Localization

Pernahkah kalian menjumpai aplikasi yang bahasa didalamnya mengikuti bahasa pada ponsel yang digunakan? mungkin beberapa dari kalian tidak menyadarinya, sebuah aplikasi secara otomatis bahasa didalamnya akan berubah saat kita mengganti bahasa yang digunakan pada ponsel kita, hal ini di namakan Localization.

Latihan

 implementing navigation drawer in android app using kotlin

Bukalah Android Studio kalian kemudian buat sebuah Project baru dengan memilih Navigation Drawer Activity, lalu next dengan nama Latihan Nav Drawer, Minimum sdk 21, dan Language Kotlin > Finish.

kotlin navigation drawer dan localization

Sekarang saatnya untuk memerapkan Localization, silahkan klik kanan pada folder res > value tempat dimana strings.xml berada lalu > New > Android Resource File > Tuliskan File namenya sebagai strings.xml, lalu pada bagian Avaiable qualifier pilih Locale dan klik tanda >> kemudian muncul pilihan Language, kita pilih Indonesian dan klik tombol Ok.

Buka file strings.xml (in) yang ada didalam folder res > value dan lakukan perubahan isinya menggunakan bahasa Indonesia, nilai dari string inilah yang akan digunakan saat bahasa pada ponsel kita berbahasa Indonesia, dan tambahkan kode berikut pada MainActivity.

Alright, pada dasarnya kita sudah berhasil membuat sebuah aplikasi dengan fitur Navigation Drawer cukup mudah bukan? selanjutnya kita akan membahas isi dari kode yang ada, yuk terus simak ya.

android navigation drawer right side example

Penjelasan

Seperti sebelumnya saat kita membuat Project baru dengan selain Empty Activity, Android Studio telah menambahkan View Binding didalamnya selain itu juga terdapat View Model, tentu saja hal seperti View Model ini akan membuat beberapa dari kalian bertanya-tanya apa fungsinya? namun untuk saat ini akan kita abaikan dulu dan semoga kedepannya saya bisa membahasnya di lain waktu.

Perhatikan kode pada class MainActivity di atas, terdapat AppBarConfiguration seperti saat kita membuat Bottom Navigation, AppBarConfiguration ini berisi 3 id yang merupakan menu yang ingin di tampilkan pada drawer.

Sedangkan setupActionBarWithNavController berfungsi untuk membuat AppBar menampilkan judul sesuai dengan halaman yang tampil, kemudian setupWithNavController yang mengatur agar menu yang kita buat tadi berpindah fragment saya di klik dengan catatan id pada menu sama dengan id pada navigation graph, selain itu kita juga menambahkan onOptionsItemSelected agar menu setting / pengaturan di bagian kanan dapat berfungsi untuk mengganti bahasa secara cepat.

Sekarang kita beralih ke layout, coba perhatikan pada bagian activity_main.xml dan app_bar_main.xml terdapat tag bertuliskan include, seperti artinya tag ini bertujuan untuk menyertakan / membawa satu layout kedalam suatu layout lainnya.

Untuk kali ini hanya sesingkat ini tutorial tentang navigation drawer dan localization pada Android Studio, kalian bisa mencari tau lebih lanjut melalui tautan referensi dibawah :

Download Source Code Kotlin Navigation Drawer